Arsip Penulis

Waahh telat

Aduh telat ngucapin selamat Idul fitri mohon maaf lahir batin …………………..

Maklum sibuk….. haha..sok sibuk kali ya….

Masa berminggu-minggu telatnya…

Atau karena sempat amnesia kali ya…haha…haha…

Ga kok cuma masalah lupa, murni lupa…tidak ada paksaan dari pihak manapun…

wah Emang surat pernyataan….

tapi ga papa kan? kan sekarangmasih bulan Syawal… :)

Puasa dunk!!!

Presiden

PRESIDEN-PRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA

(1945 – 2009)

1

Soekarno

2

H. M. Soeharto

3

B. J. Habibie

4

Abdurrahman Wahid

(Gus Dur)

5

Megawati Soekarno Putri

6

Susilo Bambang Yudhoyono

(SBY)

Merdeka!

MERDEKA
MERDEKA
MERDEKA
MERDEKA
MERDEKA
MERDEKA
MERDEKA
MERDEKA
MERDEKA
MERDEKA

MERDEKA

MERDEKA
MERDEKA
MERDEKA
MERDEKA

MERDEKA
MERDEKA


Hukuman buat ryan???

Waduh!! sebenarnya gue juga bingung kalau ditanya apa hukuman yang pantas buat ryan. Soalnya klo nggak dihukum seberat-beratnya, takutnya bakal banyak ryan-ryan yang lain. tapi kalau dihukum seberat2nya, misalnya hukuman mati, kebayang nggak ya… hiiii serem menanti dibunuh juga. Kasian juga. Tapi, iya klo setelah nggak dihukum mari dia tobat, klo nggak? gimana?

Mmm.. gini aja.. menurut sobat-sobat sekalian, apa ya hukuman yang pantas????????????

:) :) :)

ryan si pebunuh berantai….

Ditengah tergopoh-gopohnya Bangsa Indonesia bangkit, kok ada yang manusia sepertia ryan itu hidup. Bangsat!!!…. waduh q ga bisa bayangin bagaiman ketika si bangsat membunuh para korbannya…trus dimutilasi lagi. kalo boleh ngebayangin, mungkin seperti nonton film Texas Chainsaw kali ya. Pernah nonton ga film itu. serem abis!!! coba loe tonton..

Sekilas tentang si bangsat ryan laknatullah-sipembunuh berantai berdarah dingin:

Pada bulan ini kayaknya berita di televisi dipenuhi berita tentang si ryan-bangsat-pembunuh berantai. tidak sedikit warga masyarakat, khususnya para tetangga pelaku tidak percaya bahwa pelaku pembunuhan yang mencapai 11 orang tersebut dilakukannya sendiri. Oleh karena itu keluarga pelaku diamankan ke polres setempat untuk diperiksa. Namun penyidik belum menemukan indikasi keterlibatan pihak keluarga.

Ayah korban Akhmad mengaku pasrah terhadap keputusan pengadilan nantinya. Keluarga ryan mengaku bahwa hukuman yang sepantasnya untuk ryan adalah hukuman mati. Namun sebagai orang tua, kasiatun (ibu ryan) dan Akhmad tidak menginginkan anaknya tersebut dihukum mati.

Apakah motif kekejaman ryan? sampai sejauh ini, motifnya pun bertambah, mulai dari kecemburuan terhadap pasangan homoseksual, kemarahan karena korban berlaku kurang ajar, himpitan ekonomi, dendam, dsb.

Namun apapun motif dibalik pembunuhan oleh ryan tersebut, ryan dapat dikategorikan sebagai pembunuh berdarah dingin yang tidak pernah merasa bersalah ataupun perasaan dihantui oleh perbuatannya. ryan terlihat tenang saja sehingga banyak tetangga yang tidak percaya terhadap apa yang telah dilakukan oleh si bangsat ryan. Mungkin para korbanpun tidak percaya terhadap apa yang telah dilakukan si bangsat terhadap mereka. Makanya mereka lalai….dan tidak wasapada.. waspadalah..waspadalah..by bang napi. :)

Dengar-dengar… ryan punya target membunuh 41 orang…wah datang dari mana tuh berita. kalau ada yang tau lebih banyak, tolong kasih tau gue ya…

Catatan: nama ryan memang sengaja tidak tidak ditulis Ryan (huruf capital di awal kata) karena tidak pantas.

Selain ryan, banyak para pembunuh berantai laknatullah lainnya:

Pedro Alonso Lopez (1949- )

Pria asal kolombia yang membunuh 300 gadis muda di kolombia, peru dan ekuador antara akhir 1970an hingga awal 1980an. lopez tertangkap pada tahun 1980, sempat dipenjara di ekuador dan taon 1998 dideportasi ke kolombia.

Pria yg memiliki julukan monster of the andev ini lahir taon 1949 di tolmia, kolombia. kehidupan masa kecilnya sangat suram, penuh dengan kemiskinan, kekejaman dan kelaparan. ibunya seorang pelacur dan mengusirnya dari rumah saat lopez berusia 8 taon. setelah sempat diperkosa dan nyaris tewas kelaparan, lopez akhirnya masuk ke panti asuhan.

Saat remaja, lopez minggat dari panti asuhan dan mulai aksi kriminalnya sebagai maling mobil. karena ulahnya itu dia dipenjara. dalam bui itu dia diperkosa rame-rame. abis itu dimulailah aksi balas dendam. satu per satu pemerkosanya dibantainya.
lopez bebas dari penjara taon 1978. setelah bebas itu lopez melakukan pemerkosaan dan pembunuhan setidaknya 100 gadis suku indian di kolombia. taon 1980 saat ditangkap, lopez juga mengaku melakukan tindakan yg sama pada lebih dari 100 gadis di peru dan ekuador. polisi awalnya ga percaya sampe akhirnya melihat kuburan massal yang terisi 81 mayat!

Tidak diketahui pasti berapa jumlah korban lopez sebenarnya. tapi banyak yg menduga lebih dari 300 orang. lopez dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Wahhhh…benar-benar sadis, tega, keparat luar binasa ya!!!

Kok aku dari tadi nyumpah terus ya… maklum terbawa perasaan.

Sebagai informasi di bawah ini para pembunuh berantai Indonesia:

Selama 15 tahun terakhir, sedikitnya ada 8 pembunuhan berantai. Yang jadi korban, bisa teman dekat, ada juga yang tak punya hubungan apa-apa dengan pelaku.

Para pelaku pembunuhan berantai itu divonis hukuman mati. Kasus pembunuhan berantai apa dan siapa saja pelakunya?

1994 – Harnoko Dewanto, pelaku pembunuhan 3 orang di Los Angeles, Amerika Serikat (Gina, Eri, Suresh). Vonis hukuman mati

1996 – Ny Astini, pelaku pembunuhan 3 orang di Surabaya. Vonis hukuman mati dan telah dieksekusi tahun 2005

1996 – Siswanto (Robot Gedhek), pelaku pembunuhan 6 anak jalanan di Jakarta. Vonis hukuman mati dan telah meninggal dunia pada 2007

1997 – Ahmad Suraji, pelaku pembunuhan 42 wanita di Medan. Vonis hukuman mati, telah dieksekusi pada 2008

2001- Rio Alex Bulo (Rio Martil), pelaku pembunuhan 4 orang di Jabar, Jateng, Jatim ditambah 1 orang selama di LP Nusakambangan. Vonis hukuman mati

2005 – Iptu Garibaldi Handayani, pelaku pembunuhan 7 orang di Jambi. Vonis hukuman mati

2007- Tubagus Yusuf Maulana (Dukun Usep), pelaku pembunuhan 8 orang di Lebak. Vonis hukuman mati, telah dieksekusi 2008

2008- Verry Idham Henyaksah (Ryan), pembunuhan terhadap 5 orang: 1 orang di Depok dan 4 orang di Jombang, Jawa Timur. Diduga masih ada korban-korban lainnya. Kasus masih dalam tahap penyidikan.

Waspadalah…waspadalah… pelaku bisa saja orang terdekat anda! hua..hua..huahaha…

Ujung tombak Kebangkitan Indonesia

dr. Wahidin Sudirohusodo

(Tokoh penggagas berdirinya Organisasi Budi Utomo?

dr. Soetomo

(Tokoh pendiri Organisasi Budi Utomo)

Penuh keberanian

Kongres pertama Organisasi Budi Utomo

Organisasi Budi Utomo adalah organisasi pemuda pertama yang terbentuk untuk bangkit dari keterpurukan yang disebabkan oleh penjajah kolonial. Pada saat itu, penjajahan merupakan penjajahan secara fisik. disutuh bekerja paksa dengan hasil yang tidak sesuai dengan beratnya pekerjaan yang dikerjakan. Bahkan sampai tidak dibayar layaknya budak. Oleh karena itu para pemuda gagah berani pada saat itu berjuang bagaimana cara melawan semua kezoliman itu. Para pemuda cerdas itu pun melihat semenjak ratusan tahun yang lalu, perjuangan sebenarnya telah dilakukan dengan penuh keberanian. Namun masalahnya adalah para Pejuang tersebut melakukan perjuangannya sendiri tanpa adanya persatuan dan kesatuan semua masayarkat Indonesia. Bisa dimaklumi, dahulu masyarakat kita terkotak-kotak oleh adanya nasionalisme sistem kerajaan. Bayangkan saja, di seluruh wilayah Indonesia tersebar puluhan bahkan ratusan kerajaan baik besar maupun kecil. Sangat tidak mungkin untuk menyatukan kerajaan-kerajaan yang ada. Karena disamping adanya sifat saling menguasai, kolonial juga gencar dengan politik adu dombanya, sehingga kita saling bunuh. Kolonial tentu saja girang bukan kepalang.

Dengan pengalaman-pengalaman sejarah itulah, maka para pemuda membentuk suatu organisasi yang nantinya dicita-citakan sebagai ujung tombak dan simbol bersatunya semua rakyat untuk melawan kolonial yang zolim. Inilah yang mengisyaratkan Kebangkitan Nasional Indonesia. Ya… apabila kita bersatu dan bekerjasama, apapun bisa kita lakukan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Bangkitlah!!!

Proklamasi

Naskah Asli teks Proklamasi dengan tulis tangan.

Naskah Asli teks Proklamasi dengan ketikan tik yang dibaca oleh Ir. Soekarno pada saat memproklamerkan Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Dikumpulkan oleh Aris

Perjuangan & Indonesia Raya

Versi Asli Indonesia Raya (tempoe doeloe)

Indonesia Raja

Indonesia Tanah Airkoe
Tanah Toempah Darahkoe
Disanalah Akoe Berdiri
Djadi Pandoe Iboekoe

Indonesia Kebangsaankoe
Bangsa dan Tanah Airkoe
Marilah Kita Berseroe
Indonesia Bersatoe

Hidoeplah Tanahkoe
Hidoeplah Negrikoe
Bangsakoe Ra’jatkoe Semw’wanja
Bangoenlah Jiwanja
Bangoenlah Badannja
Oentoek Indonesia Raja

Reff:
Indonesia Raya Merdeka Merdeka
Tanahkoe Negrikoe jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka
Hidoeplah Indonesia Raja

Indonesia Tanah jang Moelia
Tanah Kita jang Kaja
Di Sanalah Akoe Berdiri
Oentoek Slama-lamanja
Indonesia Tanah Poesaka
Poesaka Kita Semoeanja
Marilah Kita Mendo’a
Indonesia Bahagia

Soeboerlah Tanahnja
Soeboerlah Djiwanja
Bangsanja Ra’jatnja Sem’wanja
Sadarlah Hatinja
Sadarlah Boedinja
Oentoek Indonesia Raja

Reff:
Indonesia Tanah Jang Soetji
Tanah Kita Jang Sakti
Di Sanalah Akoe Berdiri
‘Njaga Iboe Sedjati
Indonesia Tanah Berseri
Tanah Jang Akoe Sajangi
Marilah Kita Berdjandji
Indonesia Abadi

Slamatlah Ra’jatnja
Slamatlah Poetranja
Poelaoenja, Laoetnja, Sem’wanja
Madjoelah Negrinja
Madjoelah Pandoenja
Oentoek Indonesia Raja

Versi Sekarang dan bonus lirik yang jarang dinyanyikan dalam Upacara Bendera

Indonesia Raya

Ciptaan : W.R. Supratman / Wage Rudolf Supratman

Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Tanah yang mulia
Tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya
Indonesia Tanah pusaka Pusaka Kita semuanya
Marilah kita mendoa Indonesia bahagia

Suburlah Tanahnya Suburlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Tanah yang suci Tanah kita yang sakti
Disanalah aku berdiri ‘njaga ibu sejati
Indonesia! Tanah berseri Tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji Indonesia abadi

Slamatlah Rakyatnya Slamatlah putranya
Pulaunya lautnya semuanya
Majulah Negrinya Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya

Sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia

STOVIA cikal bakal berdirinya Boedi Oetomo kini diabadikan

menjadi Museum Kebangkitan Nasional. (Filmon L. Warouw/Depkominfo)

Sejarah Singkat Boedi Oetomo

Bangsa Indonesia, yang dijajah oleh Belanda, hidup dalam penderitaan dan kebodohan selama ratusan tahun. Bahkan tingkat kecerdasan rakyat, sangat rendah. Hal ini adalah pengaruh sistem kolonialisme yang berusaha untuk “membodohi” dan “membodohkan” bangsa jajahannya.

Politik ini jelas terlihat pada gambaran berikut:

  1. Pengajaran sangat kurang, bahkan setelah menjajah selama 250 tahun tepatnya pada 1850 Belanda mulai memberikan anggaran untuk anak-anak Indonesia, itupun sangat kecil.
  2. Pendidikan yang disediakan tidak banyak, bahkan pengajaran tersebut hanya ditujukan untuk menciptakan tenaga yang bisa baca tulis dan untuk keperluan perusahaan saja.

Keadaan yang sangat buruk ini membuat dr. Wahidin Soedirohoesodo yang mula-mula berjuang melalui surat kabar Retnodhumilah, menyerukan pada golongan priyayi Bumiputera untuk membentuk dana pendidikan. Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil, sehingga dr. Wahidin Soedirohoesodo harus terjung ke lapangan dengan berceramah langsung.

Lorong kelas di STOVIA tempat dr. Soetomo dan kawan-kawan

menuntut ilmu. (Filmon L. Warouw/Depkominfo)

Berdirinya Boedi Oetomo

Dengan R. Soetomo sebagai motor, timbul niat di kalangan pelajar STOVIA di Jakarta untuk mendirikan perhimpunan di kalangan para pelajar guna menambah pesatnya usaha mengejar ketertinggalan bangsa.

Langkah pertama yang dilakukan Soetomo dan beberapa temannya ialah mengirimkan surat-surat untuk mencari hubungan dengan murid-murid di kota-kota lain di luar Jakarta, misalnya: Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Magelang.

Pada hari Sabtu tanggal 20 Mei 1908 pukul 9 pagi, Soetomo dan kawan-kawannya: M. Soeradji, M. Muhammad saleh, M. Soewarno, M. Goenawan, Soewarno, R.M. Goembrek, dan R. Angka berkumpul dalam ruang kuliah anatomi. Setelah segala sesuatunya dibicarakan masak-masak, mereka sepakat memilih “Boedi Oetomo” menjadi nama perkumpulan yang baru saja mereka resmikan berdirinya.

Ruang Anatomi tempat pertemuan dr. Soetomo dkk membahas

pendirian Boedi Oetomo. Kini ruangan ini dinamakan Ruang Memorial

dr. Soetomo. (Filmon L. Warouw/Depkominfo)

“Boedi” artinya perangai atau tabiat sedangkan “Oetomo” berarti baik atau luhur. Boedi Oetomo yang dimaksud oleh pendirinya adalah perkumpulan yang akan mencapai sesuatu berdasarkan atas keluhuran budi, kebaikan perangai atau tabiat, kemahirannya.

Kongres Pertama Boedi Oetomo (3 Oktober – 5 Oktober 1908)

Kongres ini diadakan di Kweekschool atau Sekolah Guru Atas Yogyakarta (Sekarang SMA 11 Yogyakarta) dengan pembicara:

  1. R. Soetomo (STOVIA Weltevreden)
  2. R. Saroso (Kweekschool Yogyakarta)
  3. R. Kamargo (Hoofd der School Magelang)
  4. Dr. MM. Mangoenhoesodo (Surakarta)
  5. M. Goenawan Mangoenkoesoemo

Setelah berlangsung selama tiga hari, kongres yang dipimpin oleh dr. Wahidin Soedirohoesodo mengesahkan Anggaran Dasar Boedi Oetomo yang pada pokoknya menetapkan tujuan perhimpunan sebagai berikut:

Kemajuan yang selaras (harmonis) buat negara dan bangsa, terutama dengan memajukan pengajaran, pertanian, peternakan dan dagang, teknik dan industri, kebudayaan (kesenian dan ilmu pengetahuan).

Beberapa prestasi yang diraih oleh Boedi Oetomo diantaranya: penerbitan majalah “Guru Desa”, perubahan pelajaraan Bahasa Belanda di Sekolah Dasar yang semula hanya diajarkan di kelas tiga ke atas berubah menjadi mulai kelas satu, serta mendirikan surat kabar resmi Boedi Oetomo berbahasa Belanda, Melayu, dan Jawa.

Boedi Oetomo telah memberikan teladan dengan berdiri di barisan terdepan membawa panji-panji kesadaran, menggugah semangat persatuan, adalah suatu kenyataan yang tidak boleh dikesampingkan.

« Tulisan sebelumnya